Kamis, 24 Juni 2010

Mengenal Kelemahan Beberapa Jenis Kepribadian

Tipe 1, Pemain Tangguh. Mereka yang memiliki kepribadian seperti "Pemain Tangguh" ada beberapa kelemahan sebagai berikut :
  1. Bersifat mandiri dan menganggap diri mereka selalu benar, bahkan ketika mereka salah sekalipun.
  2. Kurang menaruh perhatian dan tidak peka dengan perasaan-perasaan orang lain.
  3. Memperluas kekacauan dan konflik jika hal itu sesuai dengan kepentingan-kepentingan mereka.
  4. Cepat dengan pertimbangan yang dapat merugikan orang lain dibandingkan terhadap diri mereka sendiri.
  5. Menyalahkan orang lain atas kegagalan mereka daripada memikul tanggung jawab pribadi.
  6. Tidak suka dengan apa yang dikatakan untuk dikerjakan dan memilih menantang manajemen kunci.
  7. Sangat bersaing, terkadang mencegah mereka dalam melihat gambaran yang besar.
  8. Menganggap pekerjaan lebih penting daripada hubungan-hubungan pribadi.
  9. Bisa bersikap sangat intimidasi dan arogan jika mereka berada dalam posisi yang benar.
Bagaimana caranya memotivasi karyawan yang memiliki tipe kepribadian 1 ini ?

Dalam banyak hal, karyawan berkepribadian tipe pemain tangguh ini merupakan orang yang paling mudah untuk dimotivasi. Mengapa ? Karena mereka bersifat langsung, tegas, tekun, suatu perpaduan yang bisa menjadi sangat produktif. Tipe ini berorientasi pada tugas dan didapati sedikit sekali keinginan untuk menghambur-hamburkan waktu untuk lebih akrab atau turut berempati terhadap orang lain.

Karyawan tipe ini, harus ditawarkan suatu jenis peran kepemimpinan, Anda akan langsung memicu tombol motivasi yang hangat bagi mereka. Pada tingkat yang minimum, Anda mungkin bisa mendapatkan perhatian dari mereka. Jika Anda berada dalam sebuah peran seorang bawahan yang berusaha memotivasi seorang manajer, perlihatkan kepadanya bagaimana tugas baru yang Anda inginkan akan membantu dirinya dipromosikan atau mendapatkan pengakuan.

Membangun rasa saling menghormati merupakan cara lain untuk memotivasi kepribadian tipe ini. Anda harus mendapatkan rasa hormat darinya jika Anda ingin membangun hubungan selamanya.

Hindari mempermalukan tipe ini di depan orang lain, menyerang secara pribadi atau menentang mereka dari perspektif emosional. Jika Anda melakukan hal itu, pasti dengan cepat kehilangan rasa hormat pada Anda dan mereka tidak akan bersedia lagi untuk bekerja dengan Anda....


Bersambung (Mengenal kelemahan tipe 2, pemain tim).....

Selasa, 22 Juni 2010

Jenis-jenis kepribadian karyawan

Dalam suatu organisasi dimana didalamnya terdapat sumber daya manusia, terdapat berbagai tipe/jenis kepribadian karyawan yang berbeda. Hal ini positif dan justru merupakan dinamika sebuah organisasi yang perlu terus dikembangkan dengan berbagai metode tertentu.

Bila kita mengamati perilaku karyawan dalam sebuah organisasi/perusahaan, maka akan terdapat beberapa tipe dibawah ini :

Tipe yang pertama, biasa disebut Pemain yang Tangguh..... mereka senang memiliki hal-hal yang dilakukan dengan cara mereka sendiri dan bisa menghadapi masalah dengan angka-angka mutlak yang barangkali tidak memungkinkan mereka melakukan sesuatu yang mereka ingin lakukan. Karyawan tipe ini senang bekerja dan jika diberikan motivasi yang tepat bisa menghasilkan individu yang sangat produktif. Karyawan tipe ini biasanya ingin menjadi orang yang paling tahu dengan apa saja yang mereka lakukan dan proaktif mendapatkan penghargaan dan pengakuan. Mereka ingin berada di kursi kemudi dan secara agresif mengejar setiap posisi manajemen yang akan memungkinkan mereka menaiki tangga karier.

Tipe yang kedua, disebut Pemain Tim ..... mereka mencari peluang-peluang untuk memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Karyawan tipe ini ingin membiarkan pintu terbuka bagi orang lain, menawarkan tumpangan di saat kendaraan orang lain mogok dan menjadi relawan bagi tugas-tugas sosial perusahaan. Lebih dari itu mereka menginginkan orang lain senang dan menaruh hormat pada mereka. Tipe karyawan ini membutuhkan penghargaana terus menerus atas hasil kerja mengesankan yang dilakukannya hingga dipenuhi perasaan integritas yang kuat.

Tipe yang ketiga, disebut Pemain Diplomatik ..... mereka akan melakukan sesuatu yang secara praktis untuk menghindari konfrontasi. Mereka senang bekerja dalam tim dimana konfontrasi-konfrontasi dinetralisir dengan kesepakatan tim. Karyawan tipe ini memiliki kebutuhan yang dominan untuk selalu merasa baik dan ramah, mereka memperlihatkan sikap keras kepala yang tenang manakala mereka diperlakukan dengan kasar. Mereka akan terbuka langsung terhadap orang orang yang ramah-tamah dan akan mundur seperti ular bagi orang-orang yang bersikap memusuhi mereka. Tipe ini jarang memberikan pendapat, kecuali bila diminta.

Tipe keempat, disebut Pemain Pesta ..... Tipe ini menyenangkan dari semua tipe kepribadian dan memandang kehidupan merupakan sebuah pesta besar dimana mereka adalah pemimpinnya. Karyawan tip ini memerlukan perhatian dan berupaya terus menerus untuk mendapat pujian. Sebagai orang-orang optimis yang tiada hentinya, mereka percaya bahwa mereka memiliki dunia dengan tenang dan hanya akan mengungkapkan rasa takut dan kekecewaan mereka kepada orang-orang yang mereka percayai. Persahabatan memiliki prioritas tinggi dalam kehidupan tipe karyawan ini. Mudah merasa jenuh, karyawan tipe ini secara proaktif melakukan petualangan dan tidak pernah bisa duduk tenang untuk jangka waktu yang lama.

Nah, kira-kira tipe manakah Anda ? Sebab apa pun tipe Anda, semuanya dibutuhkan dalam organisasi, hanya saja perlu pengelolaan dan komposisi yang seimbang, sehingga organisasi dapat berjalan semestinya.

Salam.... (bersambung ... mengenal kelemahan tipe-tipe di atas)

Optimalisasi SDM di Era Televisi Digital

Hampir dipastikan saat ini semua stasiun televisi di Indonesia, harus menuju ke arah digitalisasi. Ini tentunya memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perubahan yang ada di Industri Televisi.

Yang patut dicermati adalah adanya perubahan dalam dua aspek :
1. Trend Teknologi
2. Tren Organisasi

Pada aspek teknologi akan berpengaruh dengan memaksimalkan frekuensi yang nantinya akan lebih efisien dan lebih jelas gambarnya. Dan konsekuensinya akan banyak stasiun televisi lokal yang akan bermunculan.

Pada aspek Organisasi, tentunya akan berpengaruh terhadap posisi-posisi yang ada saat ini, bisa dioptimalkan dengan cara peleburan / penciutan organisasi, namun di sisi lain fungsi dari organisasi itu sendiri lebih banyak dialihkan kepada pihak ketiga.

Penulis akan membahas khususnya lebih detail pada aspek organisasi yang kemungkinan bisa dimaksimalkan :

Pada divisi news, job position seperti : cameramen, reporter dan newscaster, sebaiknya digabung menjadi satu job position bernama Video Jurnalisme Director. Mengapa demikian, karena ke depan dengan adanya kemajuan teknologi, tidak dibutuhkan lagi jenis kamera yang membutuhkan penanganan tersendiri dari seorang cameramen, cukup dengan satu orang saja, dia bisa berperan sebagai cameramen, newscaster dan sekaligus reporter.

Secara organisasi hal ini tentunya lebih efisien, hanya saja beban kerja yang lebih banyak harus disesuaikan dengan remunerasi yang lebih baik sehingga organisasi dapat memelihara karyawan yang memiliki talenta dan kinerja yang tinggi.

Pada sisi lain akan banyak fungsi-fungsi yang bisa kita alihdayakan kepada pihak ketiga, seperti Produser, Contributor, Script Writer agar secara organisasi lebih ramping.

Yang menjadi pertanyaan adalah : bagaimana kita bisa memanfaatkan peluang ini untuk memaksimalkan potensi dan sumber daya organisasi, sehingga tujuan akhir perusahaan dapat tercapai.