Selasa, 30 November 2010

Mengajarkan Cara Kerja Bimbingan Antar Rekan Kerja

Dalam sebuah tim, seorang pemimpin haruslah bijak dalam melihat potensi dan kemampuan yang dimiliki masing-masing bawahannya.

Katakanlah ketika kita mempunyai Tim Tenaga Penjualan, misalnya ada seorang anggota tim kita yang paling hebat Danny, karyawan type star, memenangkan kontrak penjualan terutama karena dia membuat proposal yang dinamis. Sementara di lain pihak, Dodie mempunyai keterampilan menulis yang payah. Dia tidak dapat memikirkan hal-hal yang akan dikatakannya. Dodie berkutat tanpat hasil di depan komputer . Dia hanya ahli dalam bidang teknologi.

Pertanyaannya adalah, bagaimana supaya mereka bisa bekerja sama ?

Pasangkan mereka sebagai rekan bimbingan. Peran Danny adalah melatih Dodie untuk membuat proposal penjualan yang brillian. Dodie di lain pihak, dapat membuat proposal tersebut mempunyai dampak lebih besar melalui penambahan tabel dan grafik. Fungsionalitas grafik ini belum pernah dijajaki Danny. Dodie mengajar Danny bagaimana memformat proposal agar lebih menarik, dan keduanya merasa memberikan kontribusi. Bimbingan antar rekan membuat Dodie lebih mudah menerima pengajaran Danny. Dia tetap mempunyai harga diri, dan tidak ada alasan untuk membenci.

Beberapa manfaat cara kerja bimbingan antar rekan kerja antara lain :
  • Merupakan bentuk pembelajaran yang paling efektif di tempat kerja. Pikirkan semua hal yang kita pelajari dalam karier kita yang berasal dari rekan kerja yang suka menolong yang duduk di sisi kita dan berkata, "Begini caranya". Semua orang senang.
  • Merupakan alat pembangun tim yang paling ampuh. Kebanyakan upaya pembangunan tim menggunakan kegiatan yang tidak terkait dengan pekerjaan : permainan outdoor atau acara sosial dan olah raga. Bimbingan antar rekan membuat anggota tim dapat berinteraksi dalam berbagai acara dan berkolaborasi dalam cara yang lebih terencana dan terkait dengan pekerjaan.
  • Bimbingan antar rekan membantu semua anggota tim mengenali keeragaman kekuatan masing-masing anggota, setiap karyawan memiliki kekuatan di suatu bidang. Karena itu memasangkan / memadukan karyawan agar dapat saling membimbing dalam bidang yang menjadi kekuatannya, membantu membangun tim yang kuat.

Minggu, 07 November 2010

"Kelelahan", problem karyawan berkinerja tinggi

Di dalam suatu perusahaan, pasti ada karyawan yang selalu menjadi andalan dan memiliki kapabilitas untuk melakukan tugas yang rumit dan kompleks. Karyawan tersebut akan lebih sering dipanggil dibandingkan dengan yang lain. Pada mulanya pengistimewaan ini adalah penghargaan, yakni semacam pengakuan. Namun setelah beberapa waktu, hal ini menjadi biasa.

Karyawan berkinerja tinggi yang diandalkan oleh manajemen karena upaya yang bersangkutan untuk selalu menunjukkan kinerja yang tinggi. Karyawan tersebut bekerja keras untuk memenuhi harapan manajemen dan bahkan lebihg keras lagi untuk mencapai tujuan pribadi. Jalur cepat karyawan berprestasi tinggi sangat menggairahkan, akan tetapi hal ini tentu ada batasnya.

Pada akhir hari karyawan berkinerja tinggi itu telah mengeluarkan energinya lebih banyak dibandingkan dengan karyawan lainnya, karenanya dia pasti mengalami kelelahan, dan bila terakumulasi, hari demi hari, minggu dengan minggu hingga akhir tahun, hal ini dapat mengurangi kuantitas pekerjaan dia atau meminta manajemen untuk membantu.

Apa yang harus dilakukan oleh manajemen ?

  • Berikan karyawan tersebut tanggung jawab untuk mencapai keseimbangan. Jadikanlah ini sebagai bagian dari tujuan karyawan atau program pengembangan profesional.
  • Secara formal sampaikan kepada karyawan tersebut betapa perusahaan/manajemen berkomitmen untuk mendukungnya mencapai keseimbangan.
  • Berikan perhatian khusus oleh manajemen pada para karyawan tersebut, agar merasa diperhatikan.
  • Tawarkan rotasi pekerjaan pada karyawan yag telah bekerja untuk manajemen selama bertahun-tahun.
  • Desain jalur karier untuk karyawan.
  • Ciptakan program pengembangan profesional untuk karyawan Anda.
  • Karyawan yang hebat biasanya merupakan pelajar seumur hidup yang independen dan mereka berkomitmen pada perbaikan diri.
  • Tanyakan kepada karyawan apa yang dia inginkan.
  • Tawarkan variasi dan buatlah percobaan. Carikan pekerjaan baru untuknya dalam organisasi.


Kamis, 04 November 2010

Strategi Manajemen Talenta

Strategi sangat berperan penting dalam memenangkan persaingan di dunia usaha, termasuk bagaimana sebuah perusahaan menerapkan strategi manajemen talenta-nya. Hal ini menjadi penting apabila kita melihat sebagian besar kelangsungan perusahaan/korporat ditentukan oleh operasional sehari-hari dalam satu tahun keuangan atau istilah yang sering diucapkan adalah Cashflow Positif. Laporan-laporan harian, mingguan atau bulanan dijadikan dasar proyeksi triwulanan yang digunakan untuk memantau prestasi berdasarkan rencana bisnis tahunan (business plan). Perubahan-perubahan eksternal dan internal harus diakomodasi, seperti peluncuran brand baru atau program baru, termasuk budaya baru yang dikembangkan secara terus menerus berkesinambungan.

Aktivitas sehari-hari terus berjalan yang pada akhirnya memberi dampak, dan terus menjadi dasar untuk menyusun dan menyajikan laporan kinerja tahunan. Tekanan untuk mengelola aktivitas dalam periode waktu tertentu akan cenderung membentuk mentalitas "bertahan", dimana setiap individu dipaksa menerima cara-cara atau mengadopsi strategi - strategi yang memungkinkan mereka menyelesaikan pekerjaan pada tingkat "memuaskan saja", atau yang penting memenuhi target yang ditentukan oleh pimpinan.

Bila sudah demikian strategi apa yang harus diterapkan ????

Sasaran utama dari strategi manajemen talenta adalah menghentikan model bertahan dan memicu mentalitas berprestasi. Kinerja didorong melalui praktik, proses dan orang. Dengan orang yang tepat, implementasi praktek (apa yang kita lakukan) dan proses (bagaimana kita melakukannya) akan menghasilkan peningkatan kinerja. Para karyawan yang bertalenta juga akan menemukan cara memperbaiki praktek maupun proses dalam upaya mencapai kinerja superior.

Tentu saja agar bermanfaat, strategi manajemen talenta harus sejalan dengan budaya perusahaan yang ada. Pada perusahaan yang benar-benar memiliki budaya "menghargai karyawan", akan terdapat sejumlah indikator/perwujudan yang meliputi hal-hal berikut :
  • proses perekrutan terstruktur
  • program pengembangan dan keterampilan resmi
  • dewan promosi resmi
  • program evaluasi kinerja tahunan yang komprehensif
  • fungsi SDM yang benar-benar cakap
  • penghormatan yang tulus kepada individu dan keinginan untuk mengembangkan potensi individu karyawan.
Sementara pada level manajerial, terdapat fokus yang kuat pada dimensi-dimensi seperti :
  • pengembangan tim dan kepemimpinan
  • pengembangan dan pelatihan staf
  • coaching dan mentoring staf,
dan juga pada pengukuran kinerja fungsional dan pencapaian target.

Intinya adalah bahwa proses dan praktik yang ada mendukung pernyataan bahwa karyawan adalah aset yang benar-benar dihargai, tidak hanya sekadar dalam tataran wacana.

Rabu, 03 November 2010

Kegunaan Rotasi Pekerjaan

Perusahaan yang concern dengan karyawannya harus memikirkan setiap orang untuk bisa mendapatkan pengalaman di bidang-bidang pekerjaan yang berbeda. Hal ini sangat bermanfaat untuk menjadikan karyawan sebagai seorang yang "multi tasking". Salah satu aspek di dalam manajemen sumber daya manusia untuk hal ini adalah dengan melakukan rotasi pekerjaan.

Ada beberapa manfaat yang didapat, ketika perusahaan melakukan rotasi pekerjaan :

Rotasi bermanfaat untuk mempertahankan minat karyawan yang cemerlang dan energik, serta membuat pekerjaannya tampak lebih menarik. Acapkali karyawan yang baik merupakan karyawan yang cerdas. Melakukan pekerjaan yang monoton dalam periode yang lama, terutama bila karyawan sangat ahli dalam bidang itu, biasanya pada titik tertentu timbul kejenuhan.

Dengan rotasi, perusahaan menawarkan peluang baru dalam satu departemen lain yang memiliki fungsi dan tugas yang berbeda. Harus diingat, bagaimanapun, karyawan akan meninggalkan perusahaan tempat dia bekerja suatu waktu. Akan lebih baik kita mempertahankannya di suatu tempat dalam perusahaan daripada benar-benar kehilangan dirinya.

Rotasi meningkatkan kepuasan karyawan terhadap posisinya sekarang, karena merasa ada sesuatu yang baru dan menantang untuk dia kerjakan dengan senang hati.

Rotasi memberikan sumbangan/kontribusi yang menjadikan perusahaan sebagai tempat kerja yang menyenangkan dalam jangka panjang. Ketika karyawan kelelahan dan mulai membuat daftar hal-hal yang membuatnya tinggal atau keluar, uang bukanlah satu-satunya dalam daftar tersebut.

Semakin banyak karyawan yang mencari suatu hal yang langka, tempat dan lingkungan yang nyaman untuk bekerja. Karena itu perusahaan harus berani menyatakan kepada karyawan, "Kami berinvestasi pada berbagai peran di masa depan". "Kami berharap dapat menyongsong masa depan yang cerah dan menarik bersama-sama". Perusahaan harus mampu menunjukkan bahwa karyawan dapat menemukan pekerjaan yang menyenangkan dan menantang.

Selamat mencoba !!!!!!!!!!!