Rabu, 09 September 2009

Bekerja dengan Ikhlas sama dengan bekerja dengan Cerdas

Ketika saya menulis judul di atas, saya terinspirasi beberapa tulisan yang membahas tentang pentingnya bekerja dengan cerdas. Kemudian timbul pertanyaan buat diri sendiri, apakah berarti orang yang bekerja dengan Ikhlas bisa sama dengan orang yang bekerja dengan Cerdas. Secara sepintas nampaknya ada perbedaan yang substansi, misalnya saja ketika kita bekerja dengan mengharapkan imbalan tertentu dengan pengharapan diberikan sesuatu secara materi.

Ikhlas mengandung makna bahwa kita bekerja dan beraktifitas dengan harapan balasan dari Allah Swt yang memiliki dan menguasai seluruh alam jagat raya ini.

Ketika seseorang meniatkan segala urusan hanya mengharapkan imbalan dan ridha Allah Swt, artinya kita telah benar dalam menentukan keinginan – keinginan kita. Itu artinya sandaran kita diletakkan pada sandaran yang sangat tepat. Berbeda dengan apa yang menjadi sandaran tertentu yang bukan selain Allah Swt, bisa suatu saat menjadi hilang begitu saja.

Pembaca, di saat kita bekerja dengan ikhlas, itu sama artinya kita bekerja dengan cerdas. Mengapa demikian ? Mari kita bahas dari segi manfaatnya :

1. Proses yang kita lakukan dalam bekerja sangat melelahkan dan terkadang tidak mendapatkan hasil yang kita inginkan. Bayangkan seandainya ketika kita tidak menyandarkan segala hasil tersebut kepada Allah Swt. Apa yang terjadi ? Upaya kita hanya akan sampai pada aspek materi saja atau kelelahan, sehingga hasil yang diharapkan hanya sebatas wujud materi saja, padahal dalam kehidupan dunia ini, adakalanya kita mendapatkan hasil yang berwujud non materi. Bila kita hanya sebatas wujud materi, itu sama saja balasan kita hanya sebatas dunia. Padahal jelas-jelas bahwa kehidupan manusia itu tidak hanya untuk kehidupan dunia, tetapi juga akhirat. Jadi artinya di saat kita menyandarkan aktifitas – aktifitas secara ikhlas, maka proses yang telah kita lakukan akan dibalas berlipat ganda yang berdampak pada kehidupan akhirat kelak.

2. Bekerja dengan ikhlas, akan mendapatkan hasil yang jauh lebih besar dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun di sekeliling kita. Misalnya saja kalau kita memberikan sedekah yang disertai keikhlasan, maka Allah SWT akan membalas berlipat ganda dan wujudnya tidak hanya aspek materi saja, akan tetapi juga berimbas kepada pahala di akhirat yang merupakan tujuan akhir hidup kita sebagai muslim.

Dengan demikian, ketika seseorang bekerja dengan ikhlas, maka sebenarnya dia telah bekerja dengan cerdas, dimana pilihan yang dilakukan adalah mendapatkan imbalan dan ridho dari yang Maha Memiliki, Maha Menguasai dan Maha Memberi. Wallahu’alam bishowab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar