Paradoks Ketidakpastian Perusahaan / Organisasi
Semakin besar organisasi, maka akan semakin besar kompleksitas, keragaman, dan ketidakpastian yang berbaur sehingga akan makin sulit untuk menggabungkan orang-orang di dalamnya.
Setiap pimpinan senior, akan menghadapi dilema seperti ini dimana dia harus menjembatani berbagai perselisihan, perbedaan pendapat atau perbedaan kepentingan yang bersaing satu sama lain, dimana masing-masing pihak memberikan informasi dan berdebat secara meyakinkan untuk saling mengalahkan dan memenangkan gagasan maupun idea-ideanya.
Yang menjadi pertanyaan bagi seorang pemimpin adalah; "Bagaimana mereka bisa memecahkan masalah ini ?
Kaplan dan Norton memperkenalkan "The Balance Scorecard" yakni suatu sistem manajemen organisasi yang bertujuan memberi bobot sama pada instruksi manusia/sosial (yang meningkatkan pertumbuhan dan pembelajaran), efisiensi organisasi (proses bisnis), kebutuhan konsumen, dan persyaratan finansial (atau para pemegang saham yang mencari pengembalian finansial).
Sebuah buku yang menarik untuk kita baca bagi seorang Leader baik informal maupun formal seperti para Manager di suatu perusahaan.
Buku ini menjelaskan bagaimana seorang Pemimpin harus mempunyai visi yang jauh ke depan dan bertanggung jawab terhadap setiap pengambilan keputusan.
Beberapa teori dan pendekatan manajemen juga diulas seperti Konsep Balance Scorecard karya Kaplan dan Norton.
Kaplan dan Norton mengusulkan bahwa kita dapat merekayasa suatu sistem logis untuk mengelola dilema organisasi, dan dengan pengetatan serta disiplin manajemen yang tepat, dapat menghasilkan organisasi yang seimbang, efektif dan efisien.
Namun Kaplan dan Norton mengabaikan fakta bahwa pertukaran antara sudut pandang dan perintah yang berbeda selalu menantang dan mebutuhkan pemikiran, pikiran yang seimbang, pandangan strategis dan integritas. Inilah khususnya yang terjadi pada saat kita sebagai pemimpin tidak dapat memperhitungkan jawaban yang benar.
Lebih jauh lagi, ini bukan sekedar masalah membuat keputusan; para pimpinan juga harus memastikan bahwa keputusan itu masuk akal bagi semua orang.
Dalam ulasan terakhir buku ini dijelaskan tentang peran seorang pemimpin dalam mengatasi semua hambatan dengan cara mengelola waktu dan mendelegasikan tugas kepada bawahan serta mensosialisasikan visi dan nilai-nilai serta menjalankannya, sehingga para bawahan mengetahui kemana arah tujuan organisasi atau perusahaan akan dibawa.
Sumber : Buku "Smart Leadership", Jonathan Yudelowitz, Richard Koch, Robin Field, Penerbit PT. Elexmedia Komputindo, 2006
Tidak ada komentar:
Posting Komentar